BEKALI MAHASISWA UNTUK KKL, PRODI BKI SELENGGARAKAN WORKSHOP VOKASI

Blog Single

Program Studi Bimbingan Konseling (BKI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menyelenggarakan Workshop Vokasi dengan mengusung tema “Human  Understanding Hypnosis and NLP for Counseling” pada Selasa, 10 Mei 2023 di Aula Gedung Rektorat lantai 3 IAIN Kudus.

Workshop Vokasi tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr. H. Ahmad Zaini, Lc., M.S.I., Wakil Dekan II, Hj. Farida, M.Si., Ketua Program Studi BKI, Dr. Fatma Laili Khoirun Nida, S.Ag., M.Si., Sekretaris Program Studi BKI, Fajar Rosyidi, M.Pd., dosen Prodi BKI, dan mahasiswa semester 6 Prodi BKI, serta menghadirkan dua narasumber ahli dibidangnya, yaitu pemateri I, Iqbal Pugar Ramadhan, CEO Direktur Utama PT. Welldone Utama Group (Welldoneskills), pemateri II, Nugroho Adi Icha S. dari Trainer PT.Welldone Utama Group (Welldoneskills) dengan dimoderatori oleh dosen Prodi BKI IAIN Kudus,  Farikhatul  Ubudiyah, M.A.

Dr. H. Ahmad Zaini, Lc., M.S.I., dalam sambutannya mengatakan bahwa diadakannya Workshop Vokasi Prodi BKI bertujuan sebagai bekal bagi mahasiswa BKI semester 6 untuk KKL yang akan diselenggarakan di Surakarta.

“Workshop Vokasi ini merupakan bagian dari KKL yang akan membantu kesuksesan mahasiswa Prodi  BKI dalam menjalankan KKL,” terangnya.

Pemateri I, Iqbal Pugar Ramadhan menjelaskan alasan belajar Human Understanding Hypnosis NLP for Counselling, karena itu bermanfaat untuk kelancaran sosial, membantu menemukan dan menyelesaikan masalah, mempermudah kerja sama dan negosiasi, mengetahui sifat lawan jenis atau pasangan, menciptakan hubungan yang harmonis, melindungin diri sendiri, memiliki banyak sahabat, dan kenaikan jenjang karir untuk evaluasi mandiri. Sehingga dapat diambil simpulan bahwa Pemateri I ini lebih menjelaskan mengenai cara berfikir yang baik untuk keberlangsungan hidup.

Sementara itu, Pemateri II, Nugroho Adi Icha S. memaparkan mengenai manajement stres. Stres adalah sebuah tekanan psikologis dan fisik yang bereaksi ketika menghadapi situasi yang dianggap berbahaya atau tidak diinginkan. Dengan kata lain, stres merupakan cara tubuh menanggapi jenis tuntutan, ancaman, atau tekanan apa pun yang membuat hidup menjadi susah. Maka dari itu, harus ada manajemen stres. Ada lima strategi yang bisa dilakukan untuk menangani stres, yaitu:

  1. Menghilangkan stressor;
  2. Menjauh dari stressor;
  3. Mengubah persepsi terhadap stressor;
  4. Mengendalikan konsekuensi dari stress;
  5. Menyediakan dukungan untuk menghadapi stress.

“Selain itu, kita juga bisa mengelola stress dengan menghadirkan 4 hormon kebahagiaan. Hormon sendiri merupakan senyawa kimia yang diproduksi oleh kelenjar- kelenjar endokrin yang berbeda-beda di seluruh tubuh manusia. Saat diproduksi oleh tubuh, hormon akan melakukan perjalanan melalui aliran darah dan bertindak sebagai pembawa pesan yang berperan sangat penting dalam tubuh,”imbuhnya.

Nugroho juga memberikan sedikit pandangan yang tentunya pandangan tersebut sudah diperkuat oleh penelitian-penelitian sebelumnya terkait dengan 4 hormon kebahagiaan di tubuh manusia. Empat hormon kebahagiaan utama di tubuh manusia, yaitu dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin. Dopamin terkait dengan sensasi kesenangan dan motivasi, serotonin terkait dengan perasaan bahagia dan kesejahteraan, oksitosin terkait dengan ikatan sosial dan keintiman, sedangkan endorfin terkait dengan peredaan nyeri dan perasaan senang. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengaktifkan dan menjaga keseimbangan hormon-hormon ini dapat membantu meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan. (Anin/ins)

Share this Post1:

Galeri Photo